Amuntai Utara, Hulu Sungai Utara — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Barata Desa Tabalong Mati kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi masyarakat. Melalui unit usaha ternak itik petelur dengan modal sebesar Rp143 juta, BUMDes tersebut kini resmi menjadi pemasok telur bagi program HSU CERIA (Cegah Stunting Bersama) yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Program HSU CERIA, yang mulai bergulir pada awal September 2025, merupakan gerakan kolektif lintas sektor untuk menekan angka stunting dan meningkatkan asupan gizi bagi balita di seluruh wilayah HSU. Dukungan BUMDes Mitra Barata menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi desa dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Mulai Oktober hingga Desember 2025, BUMDes Mitra Barata akan memasok 2.261 butir telur itik setiap minggu untuk wilayah Kecamatan Amuntai Utara. Kami bangga bisa berkontribusi dalam program penurunan stunting ini,” ujar Mansur, Kepala Desa Tabalong Mati, saat ditemui di lokasi kandang itik, Senin (27/10).
Mansur menjelaskan, usaha peternakan itik petelur ini tidak hanya membuka lapangan kerja baru bagi warga desa, tetapi juga memastikan ketersediaan sumber protein hewani yang murah dan bergizi tinggi. “Kami berharap usaha ini terus berlanjut, tidak hanya sampai Desember, tapi menjadi kegiatan berkelanjutan bagi masyarakat desa,” tambahnya.
Sementara itu, Sumiati,
Pendamping Lokal Desa Tabalong Mati, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi
antara pemerintah desa dan program HSU CERIA. Menurutnya, kolaborasi seperti
ini adalah contoh konkret bagaimana pembangunan desa dapat langsung bersentuhan
dengan isu kesehatan masyarakat.
“Ini langkah yang sangat positif. Dengan adanya suplai telur
dari BUMDes, masyarakat— khususnya keluarga yang memiliki balita, dapat
memperoleh tambahan gizi secara rutin. Harapan kami, ke depan semakin banyak
BUMDes yang terlibat dalam program-program sosial seperti ini,” tutur Sumiati.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program HSU CERIA di
tingkat desa akan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.
“Stunting bukan hanya urusan kesehatan, tapi juga tanggung jawab sosial
bersama. Dengan semangat gotong royong, kita bisa wujudkan generasi HSU yang
sehat, cerdas, dan ceria,” ujarnya penuh harap.
Dengan langkah konkret dari BUMDes Mitra Barata, Desa
Tabalong Mati menjadi contoh bagaimana inovasi lokal dapat memberi dampak nyata
bagi kesejahteraan warga sekaligus mendukung program prioritas pemerintah
daerah.
(Penulis Anoor TAPM HSU editor by Aswan boy's PIC Informasi dan Media Kab.Hulu Sungai Utara)


Inovasi lokal manfaat yang nyata, semangat bumdes💪
BalasHapus